HMTE
Himpunan Mahasiswa Teknik Elektro



Info

May 4th, 2014

Komunikasi Antar Otak Pertama di Dunia

More articles by »
Written by: Kominfo
Tags: ,
d

Peneliti dari University of Washington untuk pertama kalinya telah berhasil melakukan antarmuka non-invasif antar otak manusia ke otak manusia lainnya (non-invasive human-to-human brain interface), yang memungkinkan seseorang untuk mengontrol tangan lain melalui internet.

 

Peneliti Rajesh Rao mengirim sinyal otak kepada Andrea Stocco, yang berada diujung ruangan di universitasnya dan menyebabkan jari Stocco bergerak di keyboard komputer pada waktu yang tepat. Teknologi ini menggunakan catatan listrik di otak (electrical brain records) dan berbentuk stimulasi magnetik untuk merekamnya, lalu mentransfer sinyal tersebut kepada orang lain. Rao mencoba memainkan video game sederhana dengan hanya memandangi layar komputer dan dengan pikirannya tanpa keyboard.

Ketika ia seharusnya menembakkan meriam pada target, namun ia hanya membayangkan seakan-akan tangan kanannya bergerak saja, tapi sebenarnya ia sangat berhati-hati untuk tidak benar-benar menggerakkan tangannya itu, hanya seakan-akan jarinya menyentuh tombol untuk menembak meriam pada tombol space bar untuk mode tembak atau “fire“. Perintah yang sudah diubah menjadi sinyal itu kemudian ditransmisikan melalui internet ke Stocco yang mengenakan noise-canceling earbud dan ia tidak melihat layar komputer, kemudian dia membiarkan jari telunjuk kanannya untuk bergerak dan mendorong space bar pada keyboard, menembakkan meriam di waktu yang tepat.

Rajesh Rao (kiri) memainkan video game melalui layar hanya dengan pikirannya, dan Andrea Stocco (kanan) dengan keyboard dan tanpa layar menerima perintah dari Rajesh Rao (kiri) untuk menembak meriam dan hasilnya Andrea Stocco (kanan) berhasil menembak dengan waktu yang tepat.

“Semua itu menarik tapi sekaligus menakutkan untuk melihat aksi tersebut dan membayangkan bahwa perintah dari otak saya diterjemahkan ke dalam tindakan nyata oleh otak orang lain,” kata Rao. “Ini pada dasarnya adalah aliran informasi searah (one-way flow of information) dari otak saya ke otak orang lain. Langkah selanjutnya adalah memiliki adil lebih, dalam percakapan dua arah secara langsung antara dua otak”, tambahnya.

Teknologi ini menggunakan catatan listrik pada otak dan berbentuk stimulasi magnetik untuk merekam dan mentransfer sinyal tersebut ke orang lain. Chantel Prat, asisten profesor psikologi di UW Institute for Learning & Brain Sciences, dan istri Stocco serta mitra penelitian yang membantu melakukan percobaan mengatakan “Tidak ada cara yang tak mungkin bagi teknologi yang kita miliki untuk dapat digunakan kepada orang yang sadar atau tanpa bersedia, mereka telah berpartisipasi untuk mewujudkannya. “

Tentu saja ini adalah klaim yang tidak jelas, tidak ada bukti yang diberikan, bahwa Stocco bisa memblokir gerakan jarinya secara sengaja, bahkan jika teknologi itu pada tahap ini tidak bisa melakukan lebih dari menggerakkan jari seseorang, teknologi ini diyakini untuk masa depan, dan mungkin sudah ada dalam beberapa cara. Penelitian mereka ini didanai sebagian oleh Engineering Center National Science Foundation. Dan penelitian untuk sensor-motor Teknik Neural di University of Washington, didanai oleh National Institutes of Health, tidak mengherankan Kantor Riset Angkatan Darat AS tertarik juga akan hal ini.

Bisa jadi, nantinya akan ada kepentingan militer dalam teknologi ini dapat menjadikan suatu agenda dan yang lebih mengkhawatirkan dapat mengendalikan manusia.

Pada tahun 2008 Angkatan Darat AS mendapat kontrak $ 4.000.000 untuk mulai mengembangkan “helm pikiran” yang akan memungkinkan komunikasi antara pasukan yang aman dan rahasia. Pada akhirnya, Angkatan Darat berharap proyek ini akan menjadikan sebuah “kontrol mental” secara langsung terhadap sistem militer hanya oleh pikiran saja.

Tentara AS dan DARPA juga telah mendanai sebuah proyek di Arizona State University untuk memungkinkan kontrol jarak jauh (remote control) dari aktivitas otak dengan menggunakan teknologi denyutan ultrasound trans-kranial, tujuannya adalah memanipulasi otak untuk meningkatkan kemampuan daya tempur (war fighting).

“Ketika orang bertanya apa jenis perangkat yang bisa melakukannya, saya kembali bertanya kepada mereka apakah otak mereka dapat melakukannya,” Tyler mengatakan Danger Room.

“Otak melayani semua fungsi tubuh Anda, dan jika Anda tahu neuro-anatomy, maka Anda dapat mengatur untuk masing-masing dari fungsi-fungsinya.” – Akses internet.

Secara teoritis helm bisa mengirim perintah ke otak tentara atau pasukan secara langsung dan dengan memanipulasi USG, maka menolak perintah akan menjadi sulit, bahkan bisa jadi tidak mungkin, terlepas dari kesediaan tentara, akan terjadi kebingungan antara asal-usul pemikiran jika pikiran itu mereka pikirkan sendiri atau orang lain.

SUMBER


About the Author

Kominfo
Co-Admin Web HMTE dari Dept. KOMINFO




 
 

 
cover 16

Maestro Jilid 1 Tahun 2016

Maestro kini telah terbit kembali. untuk mendownload Maestro jilid 1 tahun 2016 bisa didownload di link ini   DOWNLOAD  
by Kominfo
0

 
 
12304091_874119035989923_5333151890722164201_o

OPEN RECRUITMENT MUSIC COMMUNITY 2015

OPEN RECRUITMENT MUSIC COMMUNITY 2015 Bagi kalian yang mencintai musik, ingin bermain musik, ingin menambah pengalaman bermusik.. yuk buruan gabung di Music Community. Kita tidak hanya menerima yang jago dan berskill atau berta...
by Kominfo
0

 
 
Conjungtion

Pemilihan Ketua Umum Periode 2015

Syarat: Mahasiswa DTE/DTJ angkatan 2012-2013 Mengisi formulir pendaftaran calon ketua HMTE Mengumpulkan minimal 40 fotocopy ktm mahasiswa DTE/DTJ Menandatangani surat pernyataan bahwa sedang tidak menjabat sebagai pengurus inti...
by Kominfo
0

 

 
poster1

Road Runner 4 !!

IKUTILAH, ajang perlombaan Line Follower ! Berhadiah jutaan rupiah dengan track menantang dan throphy bergengsi ! Ayo tunggu apa lagi teman2 buruan daftar sekarang, kuota peserta terbatas lho, jangan sampai kehabisan Road Runne...
by Kominfo
1

 




0 Comments


Be the first to comment!


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*


8 − = seven

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>